Menyikapi Fenomena “Om Telolet Om” yang Sangat Viral

Pasti anda sudah sangat sering mendengar mengenai fenomena “om telolet om” di media sosial dan pemberitaan. Begitu boomingnya fenomena ini bahkan hingga ke mancanegara. Secara tiba-tiba dan mengejutkan fenomena ini begitu viral dan ramai diperbincangkan. Kegiatan tersebut seakan menjadi hal yang sangat menyenangkan dilakukan oleh anak muda bahkan hingga ke berbagai usia juga ikut melakukannya.

jasabuspariwisata-menyikapi-fenomena-om-telolet-om-yang-sangat-viral
jasabuspariwisata-menyikapi-fenomena-om-telolet-om-yang-sangat-viral

Awal Mula Berkembangnya Fenomena “Om Telolet Om”

Mungkin masih banyak yang belum mengetahui dengan jelas mengenai awal dari viralnya fenomena “om telolet om” di berbagai ruang publik baik online maupun tidak. Awalnya dilakukan oleh anak remaja di Jawa Timur yang merekam aksinya saat sedang berburu klakson bus yang berbunyi seperti telolet. Pada saat itu memang sudah ada beberapa bus yang menggunakan klakson dengan bunyi tersebut. Tentu tujuan dari aksi tersebut adalah mencari kesenangan ketika mendapatkan telolet dari bus yang lewat di depannya.

Adanya sosial media memang menjadi media utama yang membuat unggahan ini sangat cepat viral serta diikuti oleh banyak anak di berbagai daerah. Tidak hanya dengan berteriak tetapi banyak juga yang dengan sengaja menuliskannya di selembar kertas besar agar bisa dibaca oleh para supir bus. Jika sudah mendapatkan klakson telolet maka hal tersebut akan menjadi sesuatu yang menyenangkan karena merupakan goal dari aksi ini. Bahkan dengan adanya fenomena “om telolet om” ini banyak bus yang akhirnya mengganti klaksonnya dengan bunyi telolet. Seakan baru saja booming saat ini, padahal menurut beberapa sumber sebenarnya aksi telolet ini sudah pernah dilakukan lima sampai enam tahun yang lalu. Hanya saja pada saat itu tidak sampai viral di berbagai media seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

jasabuspariwisata-menyikapi-fenomena-om-telolet-om-yang-sangat-viral-pemburu-telolet
jasabuspariwisata-menyikapi-fenomena-om-telolet-om-yang-sangat-viral-pemburu-telolet

Aksi Menyenangkan Fenomena “Om Telolet Om” Juga Mengandung Bahaya

Memang terlihat seperti hal yang biasa dan tidak berbahaya dilakukan oleh siapapun, tetapi fenomena “om telolet om” ini ternyata juga dapat mengundang bahaya bagi para pemburunya. Saat ini sudah banyak berkembang juga komunitas yang menamakan dirinya pemburu telolet. Sehingga aksi yang sempat ramai ini juga menantang begitu banyak orang untuk melakukan hal yang sama seperti berbagai macam challenge di media sosial.

jasabuspariwisata-menyikapi-fenomena-om-telolet-om-yang-sangat-viral-pemain-eropa
jasabuspariwisata-menyikapi-fenomena-om-telolet-om-yang-sangat-viral-pemain-eropa

Bahaya dari fenomena ini adalah adanya anak-anak yang terkadang tidak terkontrol karena terlalu asyik mencari telolet kemudian tidak memperhatikan keamanannya. Dikarenakan posisi mereka ada di pinggir jalan maka apa saja bisa terjadi apalagi tentu mereka akan kurang memperhatikan kondisi sekitarnya. Bahaya yang dapat terjadi adalah tertabrak dari berbagai arah atau bahkan terjatuh dan menimbulkan kecelakaan. Tentunya hal tersebut bukanlah sesuatu yang diinginkan tetapi bisa saja terjadi jika tidak adanya pengawasan orang dewasa atau kehati-hatian dari mereka sendiri.

jasabuspariwisata-menyikapi-fenomena-om-telolet-om-yang-sangat-viral-mendunia
jasabuspariwisata-menyikapi-fenomena-om-telolet-om-yang-sangat-viral-mendunia

Bahkan dengan adanya challenge ini banyak juga yang nekat hingga berdiri di tengah jalan dan memberhentikan bus demi mendapatkan klakson telolet. Tentu hal tersebut akan sangat membahayakan nyawa mereka. Apalagi jika dilakukan dalam kelompok ada juga kemungkinan membuat jalanan menjadi macet dan mengganggu kendaraan yang lewat. Hal tersebut pastinya juga akan merugikan orang lain dan tidak lagi menjadi hal yang menyenangkan untuk dilihat meskipun memberikan kesenangan bagi yang melakukan. Adanya kemungkinan-kemungkinan tersebut harus diminimalisasi dengan baik agar tidak sampai hal yang tidak diinginkan terjadi. Adanya fenomena “om telolet om” sebagai hiburan harus terjaga tanpa memakan korban.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten − two =

Open chat
1
Hallo..
Ada Yang Bisa Kami Bantu,,?