jasabuspariwisata-pemprov-ntb-segera-membuat-perda-atur-taksi-online

jasabuspariwisata-pemprov-ntb-segera-membuat-perda-atur-taksi-online

Peraturan Daerah (Perda) yang di dalamnya mengatur tentang angkutan umum termasuk angkutan taksi online atau daring yang saat ini sudah berkembang di Indonesia segera dibuat Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat ( Pemprov NTB).

Kepala Dinas Perhubungan Nusa Tenggara Barat Lalu Bayu Windia, di Mataram, Minggu (5/11/2017) mengatakan, “Sebenarnya kami sudah memiliki Perda tentang angkutan umum, namun belum mengatur tentang taksi online dan jenis armada taksi.”

Saat ini pihaknya sedang menyusun naskah akademik Perda angkutan umum agar sesuai dengan kondisi terkini. Bahan dokumen berasal dari masukan/aspirasi dari berbagai kalangan terkait angkutan darat.

Menurut Bayu Windia, selain taksi online, Perda tersebut juga mengatur tentang armada Bus Pariwisata karena termasuk angkutan umum selain jenis taksi yang bisa beroperasi. Karena saat ini taksi yang dipergunakan oleh perusahaan angkutan taksi konvensional di NTB jenisnya sedan.

Bahkan karena regulasinya belum ada, salah satu perusahaan taksi nasional sudah mengajukan permohonan untuk menggunakan armada berjenis mini bus, namun masih belum diizinkan.

Beliau juga mengatakan, Perda tersebut akan mengatur tentang nomor polisi angkutan umum. Karena kenyataannya masih banyak angkutan umum, operasionalnya di NTB tapi masih menggunakan nomor polisi luar daerah terutama bus pariwisata. “Angkutan umum dengan nomor polisi luar NTB tidak boleh beroperasi di daerah kita. Itu nanti akan diatur dalam Perda,” ujarnya.

Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal NTB ini mengatakan rancangan Perda angkutan umum tersebut akan dibahas pada tahun 2018 dan diharapkan bisa disahkan pada tahun itu juga.

Pihaknya terus melakukan penyempurnaan naskah akademik sebelum masuk pembahasan, dengan menggali berbagai permasalahan di lapangan dan meminta masukan berbagai pihak, termasuk akademisi dan pemerhati perhubungan darat. “Kami terus mengumpulkan masalah-masalah yang muncul di lapangan sehingga diharapkan nantinya Perda yang akan menjawab semuanya,” kata Bayu.

( Baca juga: Kafe Durian Ini Menjamin Pengunjungnya Bisa Makan Durian Meski Bukan Musimnya )

Sumber: beritasatu.com