jasabuspariwisata-kemenpar-mendorong-masyarakat-kuningan-sadar-wisata

jasabuspariwisata-kemenpar-mendorong-masyarakat-kuningan-sadar-wisata

Kementerian Pariwisata RI mengajak semua pihak yang berkaitan, serta semua lapisan masyarakat di Kabupaten Kuningan ikut aktif mengembangkan dan mendorong daya tarik berbagai macam objek serta tujuan wisata yang berada di Kabupaten Kuningan.

Ajakan itu di sampaikan lewat acara Gerakan Sadar Wisata serta Aksi Sapta Pesona yang di gelar Kementerian Pariwisata RI di Objek Wisata Waduk Darma, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Kamis, 23 November 2017.

Acara yang di gelar Kementerian Pariwisata melalui Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata. Sekitar sejumlah 100 peserta dari berbagai kelompok berperan serta dalam acara itu. Salah satunya perwakilan kelompok masyarakat pengelola objek-objek wisata, masyarakat desa-desa disekitaran tempat wisata, perwakilan dari Kelompok Masyarakat Penggerak Pariwisata dan Generasi Pesona Indonesia Kabupaten Kuningan.

Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Pesona Wisata dikuti peserta sebanyak itu berjalan dari pagi sampai sore, di buka oleh Wakil Bupati Kuningan Dede Sembada. Dari semua rangkaian aktivitas acara itu juga di hadiri serta diikuti Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kuningan Rana Suparman, Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan Jaka Chaerul, dan perwakilan dari Kementerian Pariwisata serta anggota Komisi 10 DPR RI.

Dalam acara itu peserta dibagi dalam tujuh grup sesuai dengan sapta (tujuh) pesona wisata yang mengikuti beberapa rangkaian acara menarik. Dengan diawali menyapu sampah berhadiah di sekitar wilayah tempat acara, menyimak paparan beberapa pembicara, diselingi game tanya jawab sekitar kepariwisataan berhadiah, perlombaan membuat gagasan pengembangan tempat wisata berhadiah, dan sebagainya.

Lewat acara itu peserta dipicu jadi aktor hingga sekaligus menjadi motivator untuk membuat warga Kuningan sadar wisata serta sekalian aktif mendorong mewujudkan wisata Kuningan yang dipenuhi seluruh unsur sapta pesona wisata. Sapta pesona wisata disebut yakni, wisata yang aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, serta bisa menjadi kenangan para wisatawan yang mengunjunginya.

Wakil Bupati Kuningan Dede Sembada, dalam acara itu mengatakan pariwisata di Kabupaten Kuningan akhir-akhir ini berkembang begitu cepat. “Akhir-akhir ini di Kuningan banyak objek sebagian tujuan wisata yang baru lahir, terlebih dengan support undang-undang desa, ” tuturnya.

Berkaca pada hasil sensus ekonomi daerah, katanya, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kuningan dalam beberapa tahun terakhir berjumlah kurang lebih 1,2 juta jiwa per tahun. “Kami menginginkan bidang pariwisata di Kuningan kedepannya jadi lokomotif perkembangan ekonomi masyarakat, ” kata Dede Sembada.

Dede Sembada, selanjutnya menyebutkan, tumbuhnya bidang pembangunan pariwisata sangat memerlukan peran serta aktif masyarakat. “Masyarakat jadi satu diantara pemangku kebutuhan pembangunan, berperan penting. Bukan sekedar jadi penerima faedah pembangunan, walau demikian dalam soal pembangunan kepariwisataan harus juga ikut jadi aktor yang mendorong kesuksesan pembangunan kepariwisataan di daerahnya, ” katanya.

Disamping itu, Analis Kebijakan dari Asisten Deputi Hubungan Kelembagaan Kerja Sama Luar Negeri, Kementerian Pariwisata sebagai pemandu acara itu Rinto Taufik Simbolon, mengatakan acara yang sama dalam periode pemerintahan saat ini sudah dijalankan Kementerian Pariwisata di 68 kabupaten serta kota di Indonesia.

Lewat aktivitas itu, dia menjelaskan, diinginkan warga masyarakat jadi tuan rumah di tiap-tiap daerah berperan serta aktif mendorong program pemerintah dalam pembangunan, pengembangan, serta pengembangan daya tarik objek wisata di Indonesia. Terutama di daerahnya sendiri.

“Ini kami laksanakan untuk mendorong masyarakat berperan aktif dalam mensupport sadar wisata serta sapta pesona di beberapa tempat wisata, ” tuturnya.

( Baca juga: Shuttle Bus Penghubung Prambanan-Kaliurang )

Sumber: Pikiran Rakyat